Showing posts with label bimtek. Show all posts
Showing posts with label bimtek. Show all posts

Wednesday, July 26, 2017

2 Guru MAN 5 HSU Ikuti Bimbingan Pembelajaran Berbasis ICT

 Banjarmasin - MAN 5 HSU . Selama 3 hari sejak Senin ( 24/07/17 ) 2 guru Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 5 Amuntai - Hulu Sungai Utara ( HSU ) yakni M.Yusuf dan Ainu Redha  mengikuti Bimbingan Pembelajaran Berbasis ICT  Tingkat Mahir Angkatan II . 

Acara yang dilaksanakan dan bertempat di Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan ( BTIKP ) Kalimantan Selatan ( Kalsel ) ini ikuti sebanyak 26 peserta guru lanjutan tingkat atas dari 13 kabupaten/kota dengan nara sumber dari Pusktekom Kementerian Pendidikan Kebudayaan  dan BTIKP.

Wednesday, December 2, 2015

Guru MAN 5 Amuntai Ikuti Upload Konten Media Pembelajaran

 Balai Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengadakan kegiatan Upload Konten Pembelajaran Berbasis ICT Tingkat SMA/SMK tahun 2015. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari terhitung tanggal 30 November- 1 Desember 2015 di Hotel Victoria Banjarmasin dan dihadiri oleh 50 orang peserta guru SMA/SMK yang terpilih karena telah mengupload media pembelajaran di website www.rumahbanjar.org.id termasuk M.Yusuf,S.Pd dan Ainu Redha,S.Pd.I guru MAN 5 Amuntai. Saat melakukan regestrasi , seluruh peserta mendapatkan bantuan berupa 1 buah modem eksternal dan 1 micro memory card 8 Gb.
Kepala TU BTIKP saat membuka acara menjelaskan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kemampuan guru dalam pengelolaan dan pengembangan Bahan Ajar di sekolah. Adapun hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terkumpulnya Konten Pembelajaran pada website www.ppmbtik.org  dan rumahbanjar.org yang dibuat oleh peserta sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran.
Usai pembukaan seluruh peserta dibawah bimbingan  narasumber melakukan penginstallan aplikasi Quiz Creator, Sparkol dan  Auto Play Media Studio. Selanjutnya seluruh peserta mengikuti materi cara penggunaan 3 aplikasi tersebut yang disampaikan Ari Mursandi. Menjelang menutup materi,  Ari berharap seluruh peserta mampu membuat dan mengembangkan media pembelajaran sesuai dengan bidang studi masing-masing sehingga mampu merubah suasana pembelajaran lebih kreatif dengan menggunakan perangkat IT.
Bagi Ainu Redha,  bisa mengikuti acara tersebut merupakan sesuatu yang sangat langka dan disyukuri.   “Alhamdulillah ini untuk pertamakalinya mengikuti pelatihan resmi dibidang IT benar-benar mendapat ilmu berharga terlebih lagi materi tentang auto play media studio dan pembuatan soal ala online sehingga memudahkan membuat media pembelajaran yang akan berguna bagi murid,” pungkas  Ainu.

Wednesday, November 18, 2015

Ka.Kemenag Minta Semua Satker Bisa Mengirim Berita

 Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H. Ghurdani Syukur meminta semua Satker lingkup Kemenag HSU bisa mengirim berita. “Di zaman canggih ini sangat mudah bagi kita untuk mengekpos kegiatan baik di media sosisal maupun di website, sehingga masyarakat luas mengetahui tentang program kerja yang akan, sedang dan telah kita kerjakan,” ujar H.Gurdani dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Berita  dan Informasi Data, di Aula Kantor Kemenag  HSU, Rabu (18/11/15).
H. Gurdani berharap dengan adanya bimtek ini, seluruh peserta dapat memahami ilmu jurnalistik, menumbuhkan semangat dalam menulis berita sehingga bisa mengekspos kegiatan yang ada disatker masing-masing ke website Kanwil Kemenag Kalsel.
“Semoga setelah selesai mengikuti bimtek ini semua peserta termotivasi untuk menulis berita sehingga semua satker bisa mengirim berita,” harap H.Gurdani sembari berharap peringkat Kemenag HSU dalam keaktifan mengirim berita di Website Kanwil Kemenag Kalsel bisa naik pada tahun depan.
Bimtek ini  diikuti 110 peserta yang terdiri dari seluruh Kamad dan wakamad humas, Kepala KUA, Pokjawas dan Pokjaluh . Bimtek ini juga dihadiri oleh perwakilan MAN 5 Amuntai yakni Kamad H. Hapizi,S.Ag dan humas M.Yusuf,S.Pd. 
Dikatakan Yusuf, peserta mengikuti 3 materi yang disampaikan narasumber, yakni Tugas dan Fungsi Humas Pada Kemenag oleh Kepala Kemenag , Kiat Gemar Menulis oleh Haderi Ideris  seorang penulis buku serta  Tekhnik Menulis Berita oleh Akbar Adhani wartawan Radar Banjarmasin.

Sunday, November 15, 2015

Guru MAN 5 Amuntai Ikuti Bimtek Kurikulum 13

Sejak Sabtu (14/11/15)  5 orang guru MAN 5 Amuntai mengikuti Bimbingan Teknis Kurikulum 2013  Mata Pelajaran Umum yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel.
Acara yang bertempat disalah satu madrasah di Amuntai ini diikuti guru MI, MTs dan MA masing-masing 50 guru perjenjang dan dibuka langsung oleh Ka.Kanwil Kemenag Kalsel H. Muhammad Tambrin.
“Tujuan pelaksanaan bimtek  ini agar para guru mengetahui tentang pemberlakuan , pemahaman Kurikulum 2013 serta proses pembelajaran para guru madrasah mengenai perubahan pola pikir dalam proses pembelajaran di setiap Madrasah,” ungkap Ka.Kanwil sembari berharap agar peserta benar-benar serius  mengikuti Bimtek. 
Kakanwil juga berharap agar peserta tidak terserang penyakit AIDS (Alfa, Izin Dan Sakit), PUCAT (Pulang Cepat), KUDIS (Kurang Disiplin), ASMA (Asal Mengisi Absen), BATUK (Banyak Mengantuk), GINJAL (Gaji Ingin Naik Kerja Lambat), KURAP (Kurang Profesional), TBC (Tidak Bisa Computer), KRAM (Kurang Terampil)  serta KUTIL (Kurang Teliti).
Selanjutnya selama 2 hari seluruh peserta mengikuti materi Perubahan Mindset dan Konsep Kurikulum 2013, Konsep Pendekatan Scientific, Model Pembelajaran, Perancangan Penilaian Autentik, Analisis SKL KD-KI hingga Penyusunan RPP yang disampaikan narasumber Widyaiswara  dari Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin dan LPMP Kalsel. 
Beberapa guru MAN 5 Amuntai saat dikonfirmasi mengaku bersyukur dapat mengikuti bimtek. “Semoga usai mengikuti kegiatan bimtek ini kita dapat mengemplementasikan hasil yang didapat sehingga dapat meningkatkan kualitas guru dan tentunya siswa,” terang Sarimawati yang juga guru Ekonomi .
“Manfaat bimtek ini sangat positif , menambah wawasan guru khususnya dalam pembuatan RPP terlebih selama ini banyak guru yang kurang memahami  kosa kata yang digunakan pada poin indikator ,” ungkap Ainu Redha guru Penjaskes yang juga ikut bimtek.