Showing posts with label Pengumuman. Show all posts
Showing posts with label Pengumuman. Show all posts

Thursday, May 4, 2017

No Konvoi & Coret Seragam

 Amuntai-MAN 5 HSU. Tak ada konvoi dan coret-coret seragam usai pengumuman Ujian Nasional ( UN ) merupakan tradisi yang dipertahan siswa Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) 5 Hulu Sungai Utara ( HSU ) yang terletak di Haur Gading. Hal ini terlihat pada Selasa sore,  ( 02/05/17 ) dimana usai menerima amplop hasil UN seluruh siswa terlihat terharu bahagia sembari sujud syukur dan menyalami tiap guru.

Sebelumnya  saat pembagian hasil UN di mushala madrasah , dihadapan 50 siswa ( 4 orang absen ) Wakamad Kurikulum Jayadi,S.Pd.I mengungkapkan bahwa nilai rata-rata UN jurusan Agama MAN 5 merupakan yang tertinggi se Kalsel. Jayadi juga meminta agar siswa berbesar hati andai ada nilai yang dibawah standar pada beberapa mata pelajaran sebab tidak adalagi UN perbaikan.  


Sebelum pulang kerumah masing-masing , seluruh siswa berkumpul di jalan depan MAN 5 untuk berfoto baik selfie maupun ramai-ramai dengan latar Danau Musiman.  Beberapa siswa menganggap ini sebagai kenangan terakhir mereka mengenakan seragam putih abu-abu dan diunggah ke jejaring sosial, sekaligus mengenalkan panorama alam Danau Musiman di MAN 5.Salah satu siswa yang tidak mau disebutkan nama mengungkapkan bahwa ada rencana untuk menggalang pakaian seragam bekas untuk diserahkan kepada adik kelas dari ekonomi kurang mampu. "Sangat sayang seragam yang masih layak pakai ini harus dicoret, terlebih kita berada didaerah yang yang agamis," ungkap Siswa tersebut saat berselfie ria.

Danau Musiman sendiri merupakan lahan pertanian yang terendam air yang luas dan apabila saat musim bercocok tanam akan berubah menjadi hamparan permadani yang hujan dan menguning.

Aksi siswa MAN 5 tersebut diapresiasi beberapa guru,  sebab tak ada kekhawatiran siswa akan terkena insiden dan kesan yang negatif dari masyarakat sekaligus mempromosikan letak MAN 5 . 






Wednesday, May 21, 2014

Alhamdulillah, MAN 5 Amuntai Lulus 100%

Berita ini juga dimuat pada website resmi Kanwil Kemenag Kalsel Selasa (20/05/14)  yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional  adalah hari yang sangat bersejarah bagi seluruh siswa SMA/MA/SMK di Indonesia karena diumumkannya hasil Ujian Nasional secara serentak. Sejak pagi para siswa  kelas XII MAN 5 Amuntai sudah berhadir menanti hasil yang akan mereka terima  pada pukul 14.00 wita. Ruang perpustakaan dan mushala menjadi tempat mangkal mereka untuk saling curhat, berandai-andai tentang kemungkinan hasil yang didapat. Rasa cemas,gugup, bahagia ,takut adalah hal yang wajar dan jelas terlihat pada wajah dan tingkah laku mereka pada pagi itu.
Menjelang zuhur, di bawah guyuran hujan lebat Kepala  MAN 5 Amuntai H.Hapizi, S.Ag,M.MPd  tiba di madrasah membawa berkas hasil UN. Hapizi mengumpulkan beberapa guru dan  menyampaikan hasil UN  serta  teknis penyerahan hasilnya nanti. Dengan gerak cepat Jayadi,S.PdI selaku wakamad akademik dibantu tim segera menyalin nilai UN pada lembar kelulusan yang tersimpan dalam amplop.
Tepat 14.00 wita, seluruh siswa kelas XII telah berkumpul dimushala untuk menerima hasil perjuangan mereka selama 3 tahun. Didampingi seluruh dewan guru dalam sambutannya Hapizi  menyampaikan bahwa UN kali ini memang lebih berat dibanding tahun-tahun yang lewat, kepala sekolah hampir susah tidur memikirkan UN. Semua usaha sudah dikerahkan dan mendoakan yang terbaik buat siswa. KabupatenHSU, hasil UN diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs.H. Hery Priyanto kepada seluruh Kepala SMA/MA/SMK se HSU pada pukul 10.00 wita di Kantor Dinas Pendidikan. 
“Tahun ini tingkat kelulusan Kab.HSU berada dirangking 10 dari 13 kabupaten/kota di Kalsel dan ada 19 siswa yang tidak lulus UN,” cerita Hapizi yang membuat  49 siswa pun terlihat menunduk dan beberapa orang terlihat mengusap air mata. Terakhir Hapizi berpesan kepada siswa yang lulus agar tidak melakukan hal-hal yang negatif. “Dan bagi  siswa yang tidak lulus agar segera melapor untuk didaftarkan ke UN Paket C susulan,” harap Kepala MAN 5 Amuntai yang mendapat sambutan isak tangis siswa. 
Jayadi yang membagikan amplop hasil UN kembali mengingatkan agar lebar pengumuman kelulusan UN jangan sampai hilang atau rusak sebab itu juga diperlukan untuk melanjutkan pendidikan maupun syarat mengikuti UN susulan paket C. Selanjutnya satu persatu siswa maju kedepan mengambil amplop. Setelah semua menerima amplop, dilaksanakan  do’a bersama yang dipimpin H.Alfianor,Lc,M.PdI  sebelum membuka amplop kelulusan. 
Dengan raut muka takut, sedih dan gugup terlihat mereka pelan-pelan membuka amplop. Sujud syukur mereka lakukan atas rezeki Allah berupa kelulusan UN. Ada yang histeris takut membuka sehingga perlu ditenangkan guru. Suasana pun  larut dalam suasana suka, tak terasa air mata bahagia menetes. Setelah suasana terkendali kepala madrasah menyatakan bahwa MAN 5 Amuntai lulus 100% dan kembali mengingatkan untuk tidak melakukan coret-coret seragam dan konvoi ke kota.  
Sebelum bubar seluruh siswa menghampiri,  mencium tangan guru sebagai tanda terima kasih mendidik mereka dengan sabar. Kemudian terlihat para siswa sibuk menghubungi orang tua via hp untuk memberitahu kabar bahagia,sebagian lagi menuju pelataran madrasah untuk berfoto bersama. 




Monday, March 31, 2014

PENERIMAAN BRIGADIR POLRI TAHUN 2014

Penerimaan Brigadir Polri dengan kuota nasional 17.750 orang yang terdiri dari 10.750 orang Brigadir Polisi Laki-Laki dan 7.000 Brigadir Polisi Wanita.
Buka pendidikan pada tanggal : 3 Juni 2014
Lama pendidikan 7 Bulan

Segera daftarkan diri atau keluarga anda di Biro SDM Polda dan Polres Setempat. Pendaftaran terlebih dahulu dilakukan secara online di www.penerimaan.polri.go.id

Persyaratannya Umum :

1. Berijazah serendah-rendahnya SMU/MA dan SMK SEMUA JURUSAN, dengan nilai akhir (gabungan nilai UN dan Nilai Sekolah) minimal 6,0.
2. Bagi yang masih duduk di kelas XII atau yg akan lulus tahun 2014 menggunakan rata-rata rapor semester 1 kelas XII minimal 6,0.
3. Umur pada saat pembukaan pendidikan (Juni 2014)minimal 17 tahun 5 bulan dan maksimal 22 tahun.
4. Tinggi badan minimal PRIA 163 dan Polwan 155cm.
5. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan ditambah 2 tahun setelah lulus.
6. Bersedia menjalani ikatan dinas minimal 10 tahun terhitung mulai saat diangkat menjadi Bripda.
7. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali bagi yang belum berusia 21 tahun.
8. Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.
9. Pada saat mendaftar telah berdomisili di wilayah Polda atau Polres tempat pendaftaran minimal 1 tahun, dibuktikan dengan KTP atau Surat Keterangan dari Kades/Lurah dan KK
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Persyaratan Administrasi :

1. Fotokopi KTP dan KK yang dilegalisir (Terbaru)
2. Fotokopi Akte Kelahiran yang dilegalisir (Terbaru)
3. Fotokopi Ijazah Terakhir yang dilegalisir pihak sekolah (Terbaru)
4. Bagi siswa kelas XII menyertakan fotokopi rapor semester 1 yang dilegalisir pihak sekolah (Terbaru)
5. Mengisi blangko biodata sebagai data pendaftaran resmi.
6. Seluruh persyaratan yang disiapkan dimasukkan dalam map warna kuning

Jadwal

26 Mar - 15 Apr : Pendaftaran
26 Mar - 15 Apr : Rikmin Awal
16 Apr : Pengumuman Rikmin Awal
19 Apr : Arahan Ortu dan TTD Pakta Integritas
19 - 30 Apr : Rikkes 1 dan Pengumuman
2 - 3 Mei : Rik Psikologi dan Pengumuman
4 - 8 Mei : Rikkes 2 dan Pengumuman
9 - 13 Mei : Uji Jasmani dan Pengumuman
14 - 16 Mei : Uji Akademik dan Pengumuman
17 - 19 Mei : Pendalaman PMK
26 - 28 Mei : Rikmin Akhir
30 Mei : Sidang Terbuka dan Pengumuman
3 Juni : Buka Pendidikan

Perhatian :

1.    Silahkan mengisi berkas persyaratan dibawah ini kemudian cetak dan diserahkan ke panda/sub panda/panbanrim dengan jumlah 4 rangkap.
2.    Khusus surat permohonan menjadi anggota polri :
A.    Ditulis ulang dengan tinta warna hitam diatas kertas folio bergaris bermaterai rp. 6.000,-
B.    Ditulis sendiri oleh pelamar
C.    Menggunakan huruf  balok tanpa coretan/dihapus
3.    Jika belum jelas harap menghubungi panda/sub panda/ panbanrim
4.    Berkas yang dibawa ke panda/sub panda/panbanrim :
A.    Surat permohonan menjadi brigadir polri
B.    Fotocopy+legalisir akta kelahiran/surat kenal lahir
C.    Fotocopy+legalisir ijazah/sttb sd, smp,sma, d-iii, d-iv, s1/s2
D.    Surat keterangan berbadan sehat yang dikeluarkan dari institusi kesehatan resmi milik pemerintah (diluar kesehatan polri)
E.    Surat keterangan catatan kepolisian (skck)
F.    Fotocopy+legalisir ktp dan kk
G.    Surat persetujuan orang tua wali
H.    Surat pernyataan belum pernah menikah
I.    Daftar riwayat hidup
J.    Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota polri
K.    Surat pernyataan tidak terikat oleh suatu perjanjian ikatan dinas
L.    Surat pernyataan orang tua/wali

Contoh surat pernyataan, surat permohonan, Daftar Riwayat Hidup download DISINI !!!

Tuesday, February 25, 2014

Spanduk Dukungan Moril Kepada Siswa Terpasang Di MAN 5 Amuntai

 Senin (25/2) usai melaksanakan upacara bendera terlihat staf TU Ahmad Jahrani dibantu beberapa siswa memasang spanduk  yang yang bertuliskan ”Prestasi Mu Masa Depan Mu, Madrasah Lebih Baik, Sukseskan Ujian Nasional Tahun 2014” pada dinding luar salah satu ruang kelas agar bisa dilihat seluruh siswa yang keluar masuk madrasah dan masyarakat yang lewat. Spanduk dengan background merah putih tersebut juga terpajang foto Kepala Kemenag HSU dan Kepala MAN 5 Amuntai  . Spanduk tersebut sengaja dibuat  sebagai bentuk dukungan moril pihak madrasah  kepada seluruh siswa kelas XII yang akan mengikuti UN  pada 14-16 April 2014.

Sementara itu humas madrasah juga telah memposting banner dukungan tersebut pada website madrasah www.man5amuntai.sch.id dan jejaring sosial fb madrasah . Beberapa siswa kelas XII diminta tanggapannya tentang spanduk yang dipasang mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan pihak madrasah , sangat meresapi makna yang tertulis sehingga mereka termotivasi dalam belajar agar mencapai hasil yang maksimal pada UN nanti.

Monday, February 24, 2014

Operator IT MAN 5 Amuntai Mengikuti Orientasi Aplikasi Pendaftaran Online

Berita ini juga dimuat pada website resmi Kanwil Kemenag Kalsel Sabtu (22/2) Rahmadi,S.Pd salah satu guru MAN 5 Amuntai yang ditunjuk menjadi operator IT menghadiri Orientasi Aplikasi Pendaftaran Online SPAN-PTAIN 2014 yang bertempat di IAIN Antasari Banjarmasin bersama dengan 50an perwakilan MA/SMA se Kalsel . Kepada humas madrasah, Rahmadi menceritakan bahwa Orientasi tersebut  dibuka oleh Wakil Rektor  Bagian Akademik Prof Dr H Syarifuddin Sabda M.Ag . Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih yang tak terhingga  karena antusias sekolah dan madarasah sangat tinggi dengan mengirim utusan untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu juga Syarifuddin Sabda juga mengharapkan jika ada kendala dalam melakukan pendaftaran  seyogyanya bisa menghubungi tenaga ahli  IT SPAN-PTAIN.
 Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pendaftaran online SPAN_PTAIN tahun 2014 yang dipandu oleh Abdi Rifan Husna ST. Pendaftaran dengan cara mengunjungi halaman registrasi SPAN-PTAIN http://span-ptain.ac.id dan disana harus login sekolah dengan cara memasukkan NPSN terlebih dahulu.  Setiap sekolah yang ingin mendaftarkan siswanya, harus terlebih dahulu mendaftakan sekolah, yang nantinya akan divalidasi oleh pusat yang nantinya akan mendapat balasan berupa pasword yang digunakan untuk login. Proses validasi pendaftaran jika tidak ada hambatan selama 1x24 jam, dan jika masih belum mendapatkan validasi dan pasword tersebut agar bisa menghubungi tenaga IT yang ditunjuk agar mengkonfirmasi pendafataran tersebut. Penting agar email yang dimasukkan terdaftar dan aktif, karena balasan dipastikan akan dikirim kepada email yang tercantum dan tertulis, jadi jangan sampai salah ketik.
Rahmadi juga bercerita bahwa suasana  sempat memanas ketika pada saat sesi diskusi salah seorang peserta,perwakilan  salah satu madrasah aliyah Marabahan mengajukan pertanyaan bagaimana nasib jurusan keagamaan untuk memilih jurusan.  Sedangkan jurusan yang tersedia dalam pendaftaran hanya jurusan IPS, IPA dan IPC.  Panitia menegaskan bahwa, semua jurusan bisa mendaftar dan tidak tertutup hanya sesuai jurusan, tapi lintas jurusan. Jadi bagi siswa yang berada pada jurusan agam a jangan takut tidak bisa bersaing karena sudah ditegaskan bahwa seluruh jurusan bisa mendaftar ke semua fakultas di seluruh Perguruan tinggi agama islam di Indonesia.
Senin (24/2) kembali Rahmadi mendata beberapa siswa kelas XII MAN 5 Amuntai yang ingin kuliah. Hasilnya ada 5 siswa yang berminat untuk kuliah baik di IAIN Banjarmasin maupun STAIN Palangkaraya sedangkan yang lain masih meminta waktu untuk membicarakan dengan orang tua dan keluarga.

Tuesday, January 7, 2014

STOP !!! JANGAN MENIKAH PADA USIA MUDA

Berita ini juga dimuat pada website resmi Kanwil Kemenag Kalsel Demikan judul poster dan brosur yang  diserahkan Bagian Dikmen Dinas Pendidikan  Kab.Hulu Sungai Utara  kepada  Humas MAN 5 Amuntai  untuk selanjutnya disosialisasikan dan dipasang pada tempat yang mudah dibaca para siswa. Poster dan brosur yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel ini merupakan upaya pencegahan agar tidak ada siswa yang putus sekolah sekaligus mengurangi  angka kelahiran ,angka kematian ibu melahirkan, angka perceraian.

Pernikahan dini adalah pernikahan dibawah usia yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan usia dini adalah ekonomi, pendidikan, orang tua, adat, pergaulan bebas,ambisi,hamil diluar nikah dan ekspose berita media masa. Dampak  pernikahan dini bermacam-macam diantaranya  ketidaksiapan membentuk keluarga baru akan berujung pada perceraian,aborsi dan perilaku menyimpang lainnya demikian sekelumit isi brosur tersebut.

 Setelah berkoordinasi dengan Wakamad Kesiswaan MAN 5 Amuntai Sarimawati,S.Ag  Selasa(7/1) poster dan brosur tersebut dipasang pada papan pengumuman, ruang OSIS dan tiap kelas agar semua siswa bisa membaca dan memahaminya sehingga tidak ada lagi yang putus sekolah. Dibantu beberapa siswa akhirnya poster dan brosur sudah terpasang rapi dan terlihat para siswa berkerumum membacanya.

Ketika diminta komentarnya Sarimawati mengharapkan  semoga dengan membaca ini para siswa mengerti  akan resiko putus sekolah demi untuk menikah dan menjelaskan kepada orang tua apabila ada paksaan dari orang tua.  Pentingnya pendidikan , mengejar cita-cita, menjaga adab pergaulan sesama teman dan lain-lain yang memotivasi siswa  , saya rasa selalu  disampaikan dewan guru sebagai selingan saat mengajar dikelas  sehingga tidak ada alasan siswa MAN  5 Amuntai putus sekolah untuk menikah lanjut Sarima.