Thursday, February 20, 2014

DEWAN GURU MENGISI SPT TAHUNAN

 Salah satu kewajiban PNS sebagai Wajib pajak adalah menyampaikan SPT Tahunan PPh, meskipun Pajak Penghasilan Pasal 21 Wajib Pajak Orang Pribadi PNS telah dipotong dan disetorkan oleh bendahara masing-masing unit kerja. Sebagai bentuk  kepatuhan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak  2013, semua guru dan staff TU yang berstatus PNS yang berjumlah 14 orang  kembali menggelar kegiatan mengisi SPT perpajakan  pada Rabu  (19/2) siang yang bertempat di ruang OSIS MAN 5 Amuntai.

Menurut bendaharawan madrasah Miliyani yang mengkoordinir kegiatan ini, apabila SPT Tahunan tidak disampaikan dalam jangka waktu yang ditetapkan atau dalam batas waktu perpanjangan penyampaian SPT Tahunan, wajib pajak dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp.100,000 (seratus ribu rupiah). Oleh Miliyani setiap wajib pajak diminta mempersiapkan biodata pribadi seperti nomor NPWP,KK, daftar harta kekayaan , daftar penghasilan pegawai dalam setahun  sebagai acuan mengisi formulir SPT Tahunan  yang telah dibagikan.

Terlihat dengan suasana santai seluruh 14 wajib pajak mengisi dengan teliti mengisi formulir SPT tahunan dibawah bimbingan Miliyani dan Jayadi. Ukuran huruf dan kolom yang kecil pada formulir sempat membuat kesulitan beberapa guru yang berusia tua sehingga sering terjadi kesalahan dalam mengisi sehingga menimbulkan gelak tawa. Akhirnya setelah lebih dari satu jam kegiatan ini pun berakhir dan seluruh formulir kembali diserahkan kepada Miliyani untuk selanjutnya diantar ke Kantor Pajak Amuntai.

No comments: