Selamat Hari Pendidikan Nasional ! Siswa MAN 5 Amuntai Jujur & Berprestasi

Selasa, 16 Juni 2015

Sambut Ramadhan Siswa Membersihkan Tempat Ibadah

Dalam rangka menyambut tibanya bulan Ramadhan yang penuh berkah, rahmah dan maghfirah siswa MAN 5 Amuntai beberapa waktu yang lalu melaksanakan kerja bakti membersihkan tempat ibadah. 
Sebelum melaksanakan kerja bakti, pukul 08.00 para siswa berkumpul di halaman madrasah mengikuti pengarahan dan pelepasan oleh Wakamad Kesiswaan Sarimawati,S.Ag. Sarimawati mengharapkan agar siswa dalam melaksanakan kerja bakti, menjaga nama baik madrasah dan menunjukkan perilaku yang baik ketika melaksanakan kerjabakti,  ikhlas serta menjaga etika ketika berada di rumah Allah. 
“Ikhlas dalam bekerja dan tunjukkan sikap yang baik dan rajin serta disiplin dalam bekerja, tunjukkan identitas kalian sebagai siswa dari sebuah madrasah yang berbasis agama,” imbuhnya. “Dengan adanya kerja bakti ini masyarakat bisa beribadah dengan nyaman karena tempat ibadahnya bersih dan ini  sebagai bentuk kepedulian madrasah kepada masyarakat sekitar,” ungkap Sarimawati sebelum mengakhiri sambutan. 
Selanjutnya dengan dikoordinasi pengurus OSIS, seluruh siswa yang terbagi 7 kelompok dengan berbekal sapu ijuk, sapu lidi, kain lap dan koran menuju tempat tugas masing-masing. Adapun tempat ibadah yang dibersihkan adalah mushala madrasah, langgar Sirajul Huda desa Jinggah Bujur, langgar Raudhatul Jinnan desa Tambak Sari Panji, langgar Nurul Iman desa Jingah Bujur, langgar Nurul Falah desa Tambak Sari Panji, langgar Nurul Iman desa Pulan tani dan masjid Al Muhtadin desa Haur Gading. Berbekal sapu ijuk, sapu lidi, kain lap dan koran.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja OSIS sebagai bagian bersosialisasi dengan masyarakat sekitar madrasah dan Alhamdulillah kegiatan ini mendapat respon positif dari pengurus tempat ibadah yang kita bersihkan,”  ungkap ketua OSIS Norbadariah.

Senin, 15 Juni 2015

Seluruh Siswa Baru Mendapat Bantuan Pendidikan

 Sejak April, panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2015/2016 terjun ke MTs/SMP di wilayah Kecamatan Haur Gading untuk mempromosikan MAN 5 Amuntai. Hal ini sengaja dilakukan agar MAN 5 Amuntai dapat menampung siswa baru lebih banyak dari tahun sebelumnya. 
Lokasi madrasah yang terpencil dan ada sekolah umum yang berdekatan jelas merupakan tantangan bagi panitia. Tersedia beasiswa BSM untuk 95 siswa, gratis biaya pendidikan dan bonus bantuan pendidikan berupa kain seragam, pramuka, batik, kaos olah raga dan alat tulis merupakan bagian dari promosi. 
Kerja keras panitia PPDB akhirnya membuahkan hasil, pada saat penutupan pendaftaran terjaring 52 calon siswa baru. Selanjutnya sesuai janji pihak madrasah, seluruh siswa baru kembali berhadir pada Senin (14/06/15) untuk menerima bantuan pendidikan. 
Pada kesempatan ini Tamjidillah,S.Ag ketua panitia PPDB  mengucapkan selamat datang kepada calon peserta didik baru dan memberikan gambaran tentang sarana prasarana serta prestasi yang diraih MAN 5 Amuntai. “Hari kami bagikan bantuan pendidikan berupa alat tulis,  kain untuk selanjutnya di jahit sendiri sehingga bisa dipakai saat turun  nanti sedangkan kaos olah raga sedang dipesan di luar daerah sehingga tidak bisa dibagikan sekarang,” jelas Tamjidillah. 
Usai acara penyerahan paket bantuan, panitia kembali mengingatkan siswa baru agar nanti berhadir dalam acara pesantren Ramadhan yang dilaksanakan selama 3 hari hingga Rabu (24/06/15). Beberapa siswa baru yang dihubungi mengaku senang mendapatkan bantuan pendidikan gratis terlebih  tidak ada biaya uang pangkal dan  mereka sudah tahu sangat mudah bagi alumni MAN 5 Amuntai untuk kuliah ke Perguruan Tinggi Negeri sebab proses pendaftarannya dibantu oleh madrasah.

Pawai Ta'aruf Sambut Ramadhan 1436 H

 Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1436 H dan menghidupkan syiar Islam keluarga besar MAN 5 Amuntai beberapa waktu yang lalu melaksanakan pawai taaruf yang melintasi beberapa desa disekitar madrasah. 
Pawai taaruf ini juga diikuti calon siswa baru dan alumni sehingga menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempromosikan madrasah. Seperti lazimnya pawai taĆ”ruf seluruh peserta  mengenakan busana muslim, membawa alat terbang  dan masing-masing diberikan kupon undian berhadiah agar pawai semakin meriah. Adapun seluruh hadiah baik berupa uang maupun barang merupakan sumbangan pribadi dari seluruh dewan guru.
Usai mengikuti do’a bersama dihalaman madrasah, seluruh peserta menuju jalan dimuka kantor madrasah untuk mengikuti pelepasan pawai taaruf. Tepat pukul 8 pagi, peserta pawai secara resmi dilepas dengan ditandai  diangkatnya bendera start oleh Kepala Madrasah H.Hapizi ,S.Ag,M.MPd yang didampingi dewan guru. 
Seluruh peserta dengan tertib melintasi rute yang telah ditentukan yang diawali dengan memasuki komplek Nurul Fajeri untuk melintasi desa Jingah Bujur, desa Tambak Sari Panji, desa Haur Gading, desa Pulantani dan desa Keramat. Peserta pawai benar-benar bersemangat kendati harus melewati jarak 4 Km termasuk 4 buah jembatan gantung karena beberapa ruas jalan pinggir sungai hancur akibat longsor.  
Setelah semua peserta tiba kembali ke madrasah dan menyerahkan potongan kupon, undian pun dilaksanakan setelah sebelumnya dihibur oleh penampilan grup habsy puteri. Tamjidillah,S.Ag selaku ketua panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru yang berkenan memberikan sumbangan hadiah. 
“Hari ini ada 180 jenis hadiah baik berupa barang seperti puluhan pack buku tulis,payung, kerudung, jam dinding, kipas angin  sebagai hadiah utama maupun uang sehingga Insya Allah hari ini seluruh peserta akan mendapatkan hadiah,” ungkap Tamjidillah yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Setelah semua hadiah hiburan selesai diundi dan semua kupon kembali dimasukan ke kotak undian, H.Hapizi berkenan mencabut sebuah kupon untuk hadiah utama. Sebelum mencabut undian H.Hapizi menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar tidak memandang nilai ekonomis hadiah tapi semangat kebersamaan dan silaturahmi yang harus dipertahankan dalam rangka memajukan MAN 5 Amuntai.  Akhirnya dicabutlah sebuah kupon dengan nomor 121 dan yang beruntung adalah Malihatur Rafifah calon siswa baru yang berhak membawa pulang kipas angin.